KIMIA ORGANIK II
DISUSUN OLEH:
WAFIQAH ALVIA. R
(A1C118047)
DOSEN PENGAMPU
Dr. Drs. SYAMSURIZAL, M.Si.
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA
JURUSAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JAMBI
2020
|
NO |
PERLAKUAN |
TUJUAN
PENGAMATAN |
HASIL
PENGAMATAN |
|
1. |
Ditimbang 20 gr
alga merah dan dimasukkan ke dalam Erlenmeyer + 100 ml methanol dan
dimaserasi selama 24 jam |
Untuk memulai
menunjukkan senyawa steroid |
Ekstrak etanol
larut dalam metano Larutan berwarna hijau pekat |
|
2. |
Dikumpulkan
filtrate dalam labu alas bulat dan Ekstrak methanol dipekatkan dengan alat
rotary vaporator evaporator dilakukan pada suhu 35oC . |
memisahkan
pelarut dngan ekstrak alga merah |
Larutan berwarna
hijau bening |
|
3. |
Dihidrolisis
dengan menambahkan 10mL HCl 2 M dan distirer selama 1 jam |
untuk memutus
ikatan glikosida glycans dan ugly cones |
Larutan hijau
keruh |
|
4. |
Hasil hidrolisis
yang diperoleh ditambahkan natrium bikarbonat (NaHCO3) hingga pH netral |
Untuk
menghentikan reaksi hidrolisis |
Larutan
mengental dan memadat hijau pekat |
|
5. |
Dilakukan
ekstraksi cair-cair yaitu partisi dengan 10 mL N-heksan.Selanjutnya ekstrak
ditambahkan 10 mL etil asetat dan 10 mL kloroform kemudian diekstraksi |
Partisi separasi
untuk memisahkan senyawa steroid nonpolar dari senyawa polar lain |
Larutan terbagi
menjadi dua Atas : bening
putih Bawah : kuning
dan bercampur oren gelap Sebagiankecil
0,3 untuk 6 gram didapat dengan rendemen 78,13% |
|
6. |
Ekstrak 1mg
dengan reagen birch Lieberman (setengah mL asam asetat anhidrat dan 1-2 mL H2SO4
pekat |
Untuk
menunjukkan adanya senyawa steroid |
Hasil positif
pada seroid mucul Warna hijau. Tes disini positif pada tripid enoyed yang
ditunjukkan dengan warna merah bata |
- Teknik-teknik isolasi bahan alam khususnya pada steroid dan terpenoid yaitu elektron. Ekstraksi yang dipakai adalah serasi yang mana merupakan gerak dan sampel padat dalam kurung simplisia dengan menggunakan pelarut metanol
- Sifat fisik dari steroid dan terpenoid dapat dilihat dari terjadinya oksidasi, warna berubah gelap, mempunyai bau yang khas, indeks batas tinggi bersifat optik aktif, karena lebih kerapatan lebih rendah daripada air. Sifat kimianya adalah senyawa yang tak jenuh dan berbentuk spiral.
- Pada saat pencampuran antara ekstrak metanol dengan etil aseat terjadi perubahan distribusi ekstrak. Mengapa demikian?
- Mengapa pada isolasi disini menggunakan metode maserasi?
- Mengapa menggunakan metanol sebagai pelarutnya?

Baiklah saya Kelantan (023) akan menjawab permasalahan no.2
ReplyDeletePada isolasi ini menggunakan metode ekstraksi jadi ada 2 cara dalam metode ekstraksi yaitu maserasi dan sokletasi. Maserasi merupakan metode ekstraksi dengan proses perendaman bahan dengan pelarut yang sesuai dengan senyawa aktif yang akan diambil dengan pemanasan rendah atau tanpa adanya proses pemanasan. Hal ini sesuai dengan cara ektraksi yang dibutuhkan dalam isolasi ini karena disini terjadi perendaman alga merah di dalam erlenmeyer berisi pelarut metanol selama 24 jam untuk mendapatkan filtratnya.
This comment has been removed by the author.
ReplyDeleteBaiklah saya mencoba menjawab nomor 1.menurut saya untuk menuju ke zenyawa steroid.terimakasih
ReplyDeletebaiklah saya nabilah zahrah (026) akan mencoba menjawab permasalahan No. 3 yaitu karena metanol ini merupakan pelarut yg umumnya digunakan (universal)pada pengujian ini dan juga cukup mudah untuk mendapatkan pelarut etanol ini dimana etanol ini adalah pelarut polar yang banyak digunakan untuk mengekstrak komponen polar suatu bahan alam sehingga sangat cocok digunakan pada percobaan ini. terima kasih.
ReplyDelete