LAPORAN PRAKTIKUM
KIMIA ORGANIK II
DISUSUN OLEH:
WAFIQAH ALVIA. R
(A1C118047)
DOSEN PENGAMPU
Dr. Drs. SYAMSURIZAL, M.Si.
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA
JURUSAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JAMBI
2020
VII. DATA PENGAMATAN
|
No |
Perlakuan |
Tujuan |
Pengamatan |
|
1 |
24 gr Kalium Permanganat + 200 ml aquades kedaam 250 ml Labu Erlenmeyer |
Penambahan Kalium Permanganat sebagai katalisator |
- |
|
2 |
Kocok labu dengan kuat |
Untuk melarutkan Kalium Permanganat |
Larutan berwarna ungu pekat (ungu kehitaman) |
|
3 |
Larutkan 20 gr Natrium Karbonat + 200 ml air didalam 250 ml gelas kimia. Lalu diaduk |
|
Larutan berwarna putih susu |
|
4 |
Masukkan 20 gr benzaldehid kedalam 500 ml labu alas bulat + Larutan Natrium Karbonat (200 ml) yang telah diencerkan pada perlakuan 3 |
|
Adanya perubahan warna menjadi agak bening dan timbulnya sedikit minyak diatas permukaan larutan |
|
5 |
Dilakukan refluks selama 15-20 menit |
Untuk menyempurnakan reaksi |
Terdapat larutan berwarna coklat |
|
6 |
Pada proses refluks, setelah 2-3 menit dimasukkan Kalium Permanganat dari atas kondensor secara perlahan |
Penambahan Kalium Permanganat sebagai katalisator untuk mempercepat reaksi |
Adanya perubahan warna dari merah bata menjadi warna coklat Dan terdapat endapan serta katalisnya KmnO4 mengalami oksidasi dengan bantuan media alkali natrium karbonat |
|
7 |
Didinginkan dan disaring menggunakan kertas saring |
Untuk menyaring larutan dan mendapatkan filtrat |
Filtrat asam benzoat berwarna ungu pekat |
|
8 |
Penambahan Kalium Metabisulfit kedalam Filtrat asam benzoat secara perlahan |
Untuk menjenuhkan larutan |
Adanya perubahan larutan dari ungu pekat menjadi bening |
|
9 |
Ditambahkan 3M HCl 200 ml |
Untuk mengendapkan asam benzoat |
Adanya busa berwarna putih |
|
10 |
Dicuci endapan dengan air suling dingin |
Mempermudah proses pengeluaran busa asam benzoat |
- |
|
11 |
Setelah itu, disaring endapan dan dicuci kembali dengan air suling dan dilakukan beberapa kali |
|
Terdapat endapan kasar asam benzoat |
|
12 |
Asam benzoat dimasukkan kedalam air mendidih |
Untuk pemurnian asam benzoat |
|
|
13 |
Didinginkan |
Untuk pembentukan kristal asam benzoat |
Terbentuk kristal putih seperti jarum seberat 17 gram |
VIII. PERHITUNGAN
IX. PEMBAHASAN
Percobaan mengenai sintesis senyawa organik asam benzoat dan benzil alkohol merupakan proses reaksi canizzaro, dimana pada reaksi ini menggunakan benzaldehid sebahgai bahan utamanya dan sebagai katalis untuk mempercepat reaksi nya digunakan kalium hidroksida. Reaksi canizzaro ini juga dapat diartikan sebagai reaksi disproposionasi aldehida menjadi asam karboksilatdan alcohol primer pada suasana basa. Reaksi redoks pada reaksi disproposionai ini berlangsung secara bersamaan di reaksi kimia dan senyawa yang sama. Terdapat pengecualian bahwa reaksi canizzaro hanya dapat terjadi pada senyawa tipe aldehid yang tidak memiliki gugus α-hidrogen. Sedangkan untuk senyawa yang memiliki gugus α-hidrogen cenderung terjadi reaksi kondensasi aldol. Gugus α-hidrogen merupakan hidrogen yang terikat pada atom C tepat disebelah atom karbonil. Mekanisme secara umum mengenai pembentukan senyawa asam benzoate dan benzyl alcohol dapat dilihat pada gambar dibawah ini:
Asam benzoate sendiri didefinisikan sebagai senyawa organic
yang memiliki fasa patdat pada temperature ruang, berbentuk Kristal berwarna
putih dengan bau yang sangat menyengat, dengan titik leleh 122-123℃ dan
kristalnya berbentuk monoklin. Dalam kehidupan sehari-hari banyak digunakan
sebagai bahan pengawet makanan dan bahan obat-obatan. Benzyl alcohol pada suhu
kamar berwujud cair dan tidak berbau. benzaldehid tidak nmemiliki gugus
hydrogen alfa sehingga aldehid dapat me;lakukan mekanisme reraksi canizzaro
atau yang dikenal sebagai rekasi disproposionasi.
Pada prosedur permulaaan, pertama, 24 gr kalium hidroksi padat direaksikan
dengan 200 ml air dalam sebuah Erlenmeyer. Dan kemudian direaksikan lagi dengan
25 gr benzaldehid. Kemudian campuran ini didiamkan selama 1 jam serta campuran
ini ditutup rapat. Pembuatan ini berlangsung secara endoterm karena ada panas
yang dihasilkan saat proses pencampuran. Kemudian dilarutkan endapan kalium
benzoate dengan kira-kira 110ml air aquades. Campuran ini kemudian dipindahkan
larutan kedalam corong pisah, kemudian dilakukan ekstraksi tiga kali.
Ekstraksi ini dilakukan dengan 30ml eter. Kocok kuat-kuat, diamkan sebentar hingga terjadi dua lapisan cairan,yaitu lapisan larutan dalam eter dan lapisa larutan dalam air. Pisahkan kedua lapisan tadi, kemudian dikerjakan tiap-tiap lapisan tadi melalui proses tertentu Ekstraksi dari larutan dalam eter (lapisan atas) dimasukkan kedalam labu destilasi,untuk mamisahkan eternya dengan jalan destilasi, sampai volumenya 300ml diinginkan sisa destilasi ini dan kocok beberapa kali masing-masing dengan menambahkan 5ml larutan jenuh natrium bisulfit, untuk mengusir sisa benzaldehid yang masih ada. Warna menjadi coklat tua dan keruh , saat ditambahkan natrium bisulfit warna kembali pucat dan terbentuk 2 lapisan. Lalu, cuci dengan 10ml larutan natrium karbonat (10%), kemudian dikeringkan dengan menambahkan 5gr anhidrida magnesium sulfat. Saring dan destilasinya langsung ditampung dalam labu destilasi, Muncul endapan berwarna putih susu dan timbul panas. emdapan berwarna putih ini adalah Kristal dari asam benzoate. Kemudian , larutan dalam air yang disimpan (lapisan bawah) yaitu kalium benzoate kedalam satu campuran 200 ml asam klorida pekat dan ditambah 100 gr es. Fungsi penambahan HCL ini untuk mengikat ion kalium dari garam kalium benzoat sehingga terbentuk asam benzoate dalam suasana asam. Dan fungsi air es ini untuk menjaga reaksi dalam keadaan endoterm sehingga terbentuk endapan asam benzoate. Endapan asam benzoate yang di dapat kemudian disaring dan di keringkan dengan cara duapakan sehingga diperoleh Kristal asam benzoate kering sebagai salah satu hasil akhir dari praktikum kali ini
X. KESIMPULAN
- Benzaldehid merupakan suatu senyawa aldehid yang mempunyai gugus karbonil yang dapat mengalami reaksi adisi nukleofilik dimana ion karbon dapat dihasilkan dari senyawa aldehid yang memiliki H alfa dengan basa kuat
- Reaksi yang terjadi adalah reaksi cannizarro dimana aldehid yang tidak memiliki hydrogen alfa bereaksi dengan basa kuat mengalami oksidasi dan reduksi serentak atau diproposikan menjadi asam benzoate atau benzyl alkohol.
XI. DAFTAR PUSTAKA
Donald,
2004. Introduction to Organic Laboratory Techniques : A small Approach. UK :
Thomson Brook
Rustaman. 2018. Uji Fotokatalis Reduksi Benzaldehida menggunakan Titanium
Dioksida Hasil Sintesis : Journal of Science Education Vol : 2. No: 2
Smith. 2011. Organic Chemistry : Moana University of Itawari
Sunarto. 2015. Optimasi Waktu Reaksi dan Konsentrasi Ion Hidroksida Pada
Sintesis Flavonoid menggunakan Benzaldehida dan Turunannya : Indo Journal Chem
Vol. 5 No.2
Tim Penuntun Praktikum Kimia Organik II. 2020. Penuntun Praktikum Kimia Organik
II. Jambi : Universitas Jambi
Pertanyaan :
- Mengapa perlu ditambahkan HCL pada perlakuan prosedur kerja akhir pada asam benzoate?
- Kenapa teknik yang digunakan untuk membuat asam benzoat dan benzil alkohol adalah dengan melakukan suatu reaksi cannizzaro?
- Bagaimana fungsi penambahan es batu pada endapan?





baiklah saya nabilah zahrah (A1C118026) akan mencoba menjawab permasalahan wafiq no 1.
ReplyDeletemenurut saya Penambahan HCL ini bertujuan untuk mengikat ion kalium dari garam kalium benzoat sehingga terbentuk asam benzoate dalam suasana asam. terima kasih.
Saya Nur khalishah akan mencoba menjawab permasalahan wafiqah pada no 3 yakni fungsi penambahan es batu pada endapan karena agar kristal asam benzoat segera terbentuk
ReplyDeleteWisliana (A1C118060)
ReplyDelete2. Rekasi cannizzaro adalah reaksi dimana aldehida aldehida yang tidak memiliki hidrogen alfa bereaksi dengan basa kuat akan mengalami oksidasi reduksi secara serentak. Digunakan teknik reaksi cannizzaro agar memperoleh asam benzoat yang merupakan golongan asam karboksilat dan benzil alkohol yang bisa dibentuk melalui reaksi cannizzaro.