Skip to main content

Laporan Percobaan 04 "Pembuatan Senyawa Organik Ester Metil Salisilat (Minyak Gandapura)"


LAPORAN PRAKTIKUM
KIMIA ORGANIK II

















DISUSUN OLEH:
WAFIQAH ALVIA. R
(A1C118047)












DOSEN PENGAMPU
Dr. Drs. SYAMSURIZAL, M.Si.












PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA
JURUSAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JAMBI
2020

VII.    Data Pengamatan

PERLAKUAN

TUJUAN

HASIL PENGAMATAN

Ditambahkan 5 gr asam salisilat+ 20 ml metanol + 2ml asam sulfat lalu digoncang

Penambahan asam sulfat sebagai katalis untuk mempercepat reaksi pembentukan metil salisilat

Larutan berwarna kuning pucat sedikit keruh  berubah menjadi jingga bening

Direfluks selama 30 menit di water bath, dan didinginkan sampai mencapai suhu ruangan

Untuk mereaksikan dengan sempurna sehingga menghasilkan campuran kesetimbangan

 

Larutan tidak berubah warna

Larutan tadi dimasukkan kedalam gelas piala yang berisi 30ml aquades

Untuk menetralkan asam sulfat

Larutan berwarna putih susu dan terdapat endapan berwarna jingga dibawahnya

Ditambahkan 2 M NaOH setetes demi setetes, lalu di aduk

Untuk menetralkan larutan

Lama-kelamaan larutan menjadi kuning bening dan terdapat endapan berwarna kuning

Lalu diuji dengan kertas lakmus biru

Untuk menguji bahwa larutan tersebut bersifat asam

Kertas lakmus biru menjadi warna merah

Dimasukkan 10 ml DMC (dimetil klorida)

Untuk mengikat air yang ada didalam metil salisilat

Larutan tidak berubah warna

Dipisahkan larutan tadi menggunakan corong pisah

Untuk pemisahan larutan

Larutan berpisah

Atas : berwarna kuning pekat

Bawah : berwarna kuning pucat sedikit keruh

Ditambahkan natrium sulfat lalu digoncang

Untuk nenetralkan metil salisilat dan menghilangkan air dalam pelarut

Larutan berubah menjadi bening

Diuapkan larutan tersebut

Untuk mendapatkan metil salisilat murni

Didapatkan 1 ml metil salisilat

 
VIII.   PERHITUNGAN



IX.    Pembahasan
Pertama-tama kita masukkan 5 gr asam salisilat, 20 ml methanol dan 2 ml asam sulfat pekat, lalu kocok. Kita lengkapi labu dengan pendingin air, refluks selama 30 menit, biarkan campuran menjadi dingin,rubah posisi pendingin tegak menjadi miring untuk mendestilasi sisa methanol dan memanaskan diatas penangas air. Setelah methanol habis terdestilasi, lalu biarkan dingin. Kemudian isi labu, tuangkan kedalam corong pisah, dicampur dengan 30ml air kocok kuat-kuat, agar terbentuk 2 lapisan zat cair.pisahkan lapisan natrium salisilat yang terbentuk dan air yang tersisa,sehingga yang tersisa hanya metil slisilat, natrium salisilat tebentuk dari hasil reaksi antara natrium bikarbonat dan salisilat yang berfungsi untuk menarik sisa air yang terdapat pada sample.

Kita tambahkan batu didih kedalam labu alas bulat untuk mencegah letupan padaproses pemanasan. Sedangkan dengan adanya kita tutup celah kondensor dengan aluminium foil berfungsi untuk mencegah pelepasan uap selama proses pemanasan dan juga untuk mengetahui aroma dari metill salisilat yang terbentuk.

Alirkan lapisan ester (lapisan bawah) kedalam Erlenmeyer, sampai bebas asam tambahkan larutan Natrium Sulfat sampai bebas asam tambah anhidrida magnesium sulfat untuk mengeringkan ester salisilat selama 30menit, saring dan filtratnya langsung ditampung dalam labu destilasi, kemudian destilasi diatas penangas air. Sedangkan Natrium Sulfat nya itu sendiri untuk menarik zat pengotor dan dimaksudkan untuk menetralkan kelebihan asam ataupun sisa asam setelah reaksi berlangsung.

Setelah larutan di destilasi maka akan tercium bau khas seperti balsam, maka saat itu kita catat suhu pada waktu destilat ditampung dan terbentuk minyak gandapura. Tetapi jika suhu masih jauh dibawa titik didih metil salsilat 115℃ kita murnikan kembali pada metli salisilat yang ditampung dengan mendestilasi lagi, kemudian periksa indeks bias metil salisilat yang murni ini. 
 
X.    KESIMPULAN
Berdasarkan hasil percobaan dapat disimpulkan bahwa :
  1. Senyawa aldehid yang tidak memiliki hidrogen Alfa apabila ditambahkan basa kuat dan pemanasan akan terjadi reaksi cannizaro
  2. Reaksi cannizaro adalah reaksi disproporsionasi dari suatu aldehid menjadi asam karboksilat dan alkohol primer dalam suasana basa
  3. Senyawa aldehid yang memiliki hidrogen Alfa akan mengalami reaksi kondensasi aldol

XI.    DAFTAR PUSTAKA
Donald, 2004. Introduction to Organic Laboratory Techniques : A small Approach. UK : Thomson Brook

Rustaman. 2018. Uji Fotokatalis Reduksi Benzaldehida menggunakan Titanium Dioksida Hasil   Sintesis : Journal of Science Education Vol : 2. No: 2

Smith. 2011. Organic Chemistry : Moana University of Itawari

Sunarto. 2015. Optimasi Waktu Reaksi dan Konsentrasi Ion Hidroksida Pada Sintesis Flavonoid menggunakan Benzaldehida dan Turunannya : Indo Journal Chem Vol. 5 No.2 

Tim Penuntun Praktikum Kimia Organik II. 2020. Penuntun Praktikum Kimia Organik II. Jambi : Universitas Jambi 

Pertanyaan :
  1. Katalisator memiliki variasi yang banyak, apakah penggunaan katalisator H2SO4 pada percobaan ini dapat digantikan dengan senyawa lain?
  2. Kenapa pada saat larutan di masukkan kedalam corong pisah dengan adanya penambahan air harus di kocok kuat-kuat ?
  3. Mengapa pada saat hasil filtratnya disaring larutan tersebut mengeluarkan bau khas seperti bau balsam ?  

Comments

  1. Baiklah saya Nurhalimah (024) akan mencoba menjawab permasalahan no 1 yaitu apakah penggunaan katalisator H2SO4 pada percobaan ini dapat digantikan dengan senyawa lain? Menurut saya bisa karena H2SO4 pada percobaan ini hanya sebagai katalisator dan disini hanya berperan dalam mempercepat Ter jadinya reaksi bukan ikut be reaksi. Sehingga bisa saja digantikan dengan katalisator yang lain yang mana sama sama asam kuat misalnya saja HNO3. Terima kasih

    ReplyDelete
  2. Baiklah saya Desti Ramadhani (010) akan mencoba menjawab permasalahan nomor 2 hal ini digunakan untuk mencapurkan dua fase yang terdapat dalam larutan kemudian didiamkan sehingga terbentuk 2 lapisan dan zat yang dibutuhkan bisa diambil

    ReplyDelete
  3. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  4. saya Denora Situmorang (056) akan mencoba menjawab pertanyaan no 3, menurut saya itu merupakan bau yang dihasilkan karena terjadinya rekasi dan memang merupakan ciri khas dari minyak gandapura tersebut. terimakasih

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Laporan Percobaan 12 "Uji Asam Amino dan Protein

  LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK II DISUSUN OLEH: WAFIQAH ALVIA. R (A1C118047) DOSEN PENGAMPU Dr. Drs. SYAMSURIZAL, M.Si. PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA JURUSAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS JAMBI 2020 VII.     DATA PENGAMATAN   NO PERLAKUAN TUJUAN HASIL 1. Disiapkan 4 tabung. Tabung 1 = fenilalanin, tabung 2 = alanin , tabung 3 = susu , tabung 4 = albumin Untuk dilakukan uji biuret Tabung 1,2,4 = tidak berwarna. Tabung 3 = putih 2. Di tetesin dengan biuret - 3. Lalu di homogenkan Agar terbentuknya warna hasil uji biuret Tabung 1 dan 2= tidak berwarna Tabung 3 dan 4 = berwarna ungu 4. Dilakukan pemanasan dengan dimasukan tabung 3 dan 4 ke dalam gelas kimia yang terdapat air yang dipanaskan Untuk mempercep...

Jurnal Percobaan-01 "Pembuatan Senyawa Organik Asam Pikrat"

JURNAL PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK II DISUSUN OLEH: WAFIQAH ALVIA. R (A1C118047) DOSEN PENGAMPU Dr. Drs. SYAMSURIZAL, M.Si. PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA JURUSAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS JAMBI 2020 I.       Judul      "Pembuatan Senyawa Organik Asam Pikrat" II.     Hari/Tanggal        Rabu, 07 Oktober 2020 III.   Tujuan        Adapun tujuan dari percobaan ini yaitu : Dapat mengetahui dan memahami salah satu reaksi substitusi elektrofilik pada senyawa aromatik. Dapat mengetahui dan memahami sifat kearomatikan dari senyawa aromatik yang tersubstitusi.       IV.     Landasan Teori     Senyawa aromatik adalah senyawa hidrokarbon yang memiliki sifat-sifat yang mirip dengan sifat-sifat kimia dari benzena. Senyawa hidrokarbon aromatik bila mengalami reaksi, maka reaksi yang akan dijalaninya cenderung merupak...